Jangka Sorong – Cara Menghitung, Manfaat, Contoh Lengkapnya

Jangka Sorong – Cara Menghitung, Manfaat, Contoh Lengkapnya


Jangka sorong sendiri adalah salah satu alat yang dipergunakan untuk mengukur satuan panjang, jangka sorong ini sendiri memiliki ketebalan dan juga diameter dari sebuah benda dengan tingkat ketelitian hingga mencapai 0,1 mm. Sehingga tak heran jika alat ini sering digunakan karena tingkat ketelitiannya yang nyaris 100%.

Dengan keunggulan alat ini direkomendasikan pertama kali untuk mengukur ketinggian serta kedalam lubang kecil. Namun hanya orang-orang dengan profesi tertentu saja yang memanfaatkan alat ini, seperti halnya arsitek, tukang bangunan, dan pengrajin profesional. Karena barangnya yang mudah dibawa, presisi dengan tingkat ketelitian tinggi, akurasi baik, dan perawatan yang mudah membuat alat ukur ini jadi pilihan para arsitek dan insinyur ketimbang alat semacamnya.

Sumber : https://laelitm.com

 

Bagian-Bagian Dari Jangka Sorong

Jangka sorong sendiri terdiri dari beberapa bagian yang merupakan skala baca cetak dan terletak di badan alat ini, sama halnya dengan skala baca atau angka-angka yang terdapat pada penggaris, skala ini juga bisa diatur letak rahang pada jangka sorong. Ada dua pasang rahang yang terdapat pada jangka sorong ini yaitu sepasang rahang yang terletak di luar atau berada di rahang bawah yang memiliki fungsi untuk mengukur jarak yang biasa disebut dengan pengukur utama, kemudian ada sepasang rahang dalam atau pun rahang atas yang fungsinya digunakan sebagai alat untuk mengukur jarak diameter dalam, misalnya digunakan untuk mengukur diameter yang ada di dalam cincin.

Kedua pasang rahang ini bisa digerakkan untuk mengukur, untuk membaca jarak antar kedua pasang rahang tersebut bisa menggunakan cara yang sama untuk membaca dan mengetahui ukurannya. Selain itu, ada tangkai ukur kedalaman yang bisa digerakkannya atau pergerakannya diatur dengan cara menggerakkan rahang, hal ini dikarenakan ketiga bagian-bagian jangka sorong ini bisa saling bergerak bersamaan sehingga ketiga fungsi tersebut pengukurannya bisa dibaca atau pun dihitung dengan cara yang sama.

Untuk lebih jelas lagi, anda bisa melihat bagian-bagian dari jangka sorong pada gambar yang ada di bawah ini. Coba perhatikan gambar yang ada di bawah ini:

Nah, sudah tahu kan bagaimana bentuk dan bagian-bagian dari jangka sorong di atas. Setelah mengetahui pengertian lengkap hingga bagian-bagian dari jangka sorong, sekarang saatnya anda mengetahui fungsi dari jangka sorong tersebut. Lalu apa sih, fungsinya?

 

Fungsi Sekaligus Manfaat

Selain fungsinya yang telah dipaparkan di atas,jangkasorong punya banyak sekali manfaat.

Jangka sorong ini sendiri biasanya dimanfaatkan guna mengukur ketebalan diameter luar, diameter dalam, ketinggian, mengukur benda benda tipis seperti plat, seng dan juga benda tipis lain alat ini juga bisa digunakan untuk mengatur kedalaman.

Secara umum jangka sorong terbagi menjadi 2 tipe, yaitu jangka sorong analog (manual), dan jangka sorong digital.

  1. Jangka sorong analog atau manual

Jika ditinjau dari namanya, jangka sorong dengan jenis ini ialah alat hitung dengan cara menghitungnya manualdan juga memiliki perhitungan sendiri untuk menghasilkan angka yang valid.

  1. Jangka sorong digital

Alat ini berbeda dengan jangka sorong analog, yangmana jangka sorong digital pengukurannya menggunakan digitalsertatidak memilikiperhitungan seperti perhitungan pada jangka sorong analog, karena dalam pengukurannya langsung muncul angka yang valid.

Adapun fungsi dari masing-masing bagian yang menyusun jangka sorong adalah :

  1. Rahang Dalam    :Untuk mengukur bagian luar dari benda
  2. Rahang Luar: Mengukur bagian dalam dari suatu benda
  3. Skala Utama (cm):Pengukuran nilai dengan satuan cm
  4. Skala Nonius:Nilai pengukuran fraksi dengan satuan mm
  5. Skala (inci):Nilai pengukurannya dengan satuan inci
  6. Tombol Kunci:Menahan bagian jangka sorong saat proses pengukuran dilakukan

Contoh lengkap dan Cara Menghitung Jangka Sorong

Untuk lebih jelasknya kami juga telah menyediakan cara menghitung jangka sorong tergantung dengan nilai nilai ketelitiannya :

Cara Menghitung Jangka Sorong Nilai Ketelitian 0,02 mm

Apabila diketahui jangka sorong dengan nila 49 skala utama = 50 skala nonius.

Sehingga besar 1 skala nonius = 1/50 x 49 skala utama = 0,98 skala utama.

Sehingga ketelitian jangka sorong tersebut adalah 1/50 = 0,02 mm.

Cara Menghitung Jangka Sorong Nilai Ketelitian 0,05 mm

Jika diketahui jangka sorong dengan nilai sekitar 39 skala utama = 20 skala nonius.

Sehingga besar 1 skala nonius adalah 1/20 x 39 skala utama = 1,95 skala utama.

Sehingga dapat diketahui bahwa ketelitian jangka sorong adalah 2–1,95 = 0,05 mm.

Juga bisa dinyatakan 1 bagian skala utama dibagi sebanyak jumlah skala nonius, yakni 1/20 = 0,05 mm.

Cara Menghitung Jangka Sorong Nilai Ketelitian0,1 mm

Apabila diketahui jangka sorong dengan 9 skala utama = 10 skala nonius. Maka besarnya 1 skala nonius adalah 1/10 x 9 skala utama = 0,9 skala utama.

Sehingga bisa diketahui jika ketelitian jangka sorong tersebut ialah 1–0,9 = 0,1 mm.

Nah itulah dia pembahasan mengenai jangka sorong beserta cara menghitung, manfaat dan contoh soalnya. Semoga bermanfaat.

Artikel Lainnya :