Sayangnya, 53 pegawai guru dari yayasan pendidikan di Sulawesi Utara belum digaji selama 8 bulan

Sebanyak 53 guru dan pegawai Yayasan Pendidikan Kristen Manado (YPKM), Sulawesi Utara (Sulawesi Utara), belum menerima gaji selama 8 bulan. Yayasan mengatakan akan membayar gaji karyawannya.

“Dari Januari sampai Oktober 2021. Jadi 8 bulan, tapi dengan pembayaran nanti pada 9 Oktober tidak ada gaji yang dibayarkan,” kata Nortje Runtuwene, pegawai SMA YPKM, kepada wartawan, Rabu (29/9/2021). .
Baca juga:
Orang Tua Tidak Bisa Bayar Hutang, Bayi Diculik di Makassar Selama 2 Bulan

Dia mengaku tidak punya penghasilan dan berharap gajinya segera dibayarkan.

Ia berharap gajinya segera dicairkan agar bisa membayar uang sekolah anak-anaknya.

“Saya tidak punya usaha lain karena saya tidak punya modal. Tapi saya hanya berharap Tuhan akan mengurus setiap kebutuhan. Jadi hidup saya selama ini tergantung pada keberadaan keluarga saya,” katanya.

“Diharapkan delapan gaji bulanan akan segera dibayarkan. Dan kalau bisa tiap bulan bayarnya, karena kalaupun dibayar besar waktu dapat, maunya tutup lubang saja (bayar utangnya),” sambung Nortje.
Baca juga:
Polisi mengungkap awal dari konflik regional di Sulawesi Utara, di mana warga setempat tewas

Kepala Tata Usaha Yayasan, Stevdy Rondo, mengaku keberatan

dengan perlakuan yayasan tersebut. Stevdy meminta yayasan segera membayar gajinya dan rekan-rekannya.

“Kami sebagai karyawan menuntut agar para pelatih yayasan pendidikan GMIM Manado segera membayar gaji kami karena kami adalah guru dan ada 53 karyawan dan belum ada yang dibayarkan sejak Januari,” katanya.

Ia berharap gaji yang dibayarkan akan sesuai dengan upah minimum yang ditetapkan pemerintah. Ia juga berharap pembayaran gaji bulanan akan dilakukan secara rutin.

“Jadi permintaan pertama kami adalah gaji kami dibayarkan dari Januari hingga September. Kedua, gaji kita akan disesuaikan dengan UMP. Kemudian yang ketiga adalah gaji kami yang dibayarkan setiap bulannya,” ujarnya.
Baca juga:


Saksi mengungkapkan saat Ajudan Nurdin Abdullah mengambil Rp 2,2 miliar dari kontraktor


Janji yayasan

Sekretaris Jenderal (Sekum) Gereja Kristen Injili Minahasa (GMIM), Everd Tangel, mengaku pihaknya belum membayar gaji staf dan guru Yayasan. Namun, dia berjanji bahwa semua hak guru dan karyawan akan dibayar.

“Kami selalu berhubungan dengan proses pengambilan keputusan. Jadi kami akan membicarakannya dengan agen tenaga kerja. Pasti akan dibayar,” kata Tangel.

Baca Juga :

nac.co.id
futsalin.id
evitdermaclinic.id
kabarsultengbangkit.id
journal-litbang-rekarta.co.id
jadwalxxi.id
gramatic.id
tementravel.id
cinemags.id
streamingdrama.id
snapcard.id
katakan.id
cpdev.id

About The Author