Satu NIK Bisa Daftar Banyak Nomor Seluler

Akhirnya, Canal memiliki kebijakan ngarobihkeun dan praktek dan aturan yang NIK dapat mendaftar untuk nomor ponsel beberapa. Awalnya peraturan membatasi penggunaan nomor ponsel untuk maksimal 3 nomor untuk nomor identifikasi penduduk (VIN).

Larangan itu mendapat kritik dari bisnis (bisnis terutama online) dan juga menjual telepon. Rupanya beberapa orang seperti Indonesia untuk mengumpulkan informasi untuk beberapa tujuan yang berbeda. Terutama mereka yang ingin membeli murah kartu kuota internet.

Keresahan Konter Pulsa

indeks

Sejak penerapan aturan NIK maksimum 3 nomor beberapa tahun yang lalu, banyak bisnis khawatir. Terutama pengusaha yang menjual nomor telepon atau kartu kredit perusahaan mobile. Mengawal penurunan dramatis setelah menerima aturan ini.

Tentu saja, tidak hanya orang-orang bisnis yang khawatir tentang counter kredit. Orang yang memiliki bisnis online, banyak nomor ponsel untuk tujuan bisnis maupun untuk aturan pengajuan itu berbahaya bagi mereka.

Seperti kita ketahui, sebagian besar pengusaha online sering bergerak nomor ponsel Anda untuk tujuan tertentu. Dengan jumlah maksimal 3 untuk NIK, akan sulit bagi mereka karena mereka tidak dapat memiliki banyak kartu.

Kabar terakhir dari baru dan menyambut. Hari ini, Canal telah mengubah kebijakan lagi dan memungkinkan nomor VIN untuk mendaftarkan nomor ponsel Anda.

posting lain: Dimana untuk membeli data Belanja, Internet Murah Internet murah

Satu NIK Bisa Registrasi ke Banyak Nomor

Setelah sekian lama ditolak oleh banyak pihak, Canal akhirnya mereka mengubah kebijakan. Sekarang satu NIK dapat menetapkan nomor telepon. badan pengawas Telekomunikasi Indonesia (BRTI) tapi telah meminta semua operator dengan cepat memberikan keseimbangan yang tepat dari bisnis-puluhan orang untuk menjadi mitra dalam perusahaan mendaftarkan lebih dari 3 nomor ponsel.

Ahmad Ramli M BRTI sebagai ketua dan Direktur Jenderal Pos dan Informatika harus mengirim surat ke semua operator yang relevan dalam masalah ini. Sebagai pernyataan yang ditulis oleh Kemkominfo (Menteri Komunikasi dan Informasi).

“Sebagai ketua partai, saya harus mengirim surat kepada operator telepon selular untuk tidak mengusir tugas operasi hak untuk mitra bisnis untuk mendaftar ke 4, 5 dan sapanunggalanana”. Dia selesai seperti dilansir website Liputan6.com (2018/05/08).

Menurut Ramli, kebijakan perubahan adalah komitmen pemerintah untuk membantu kecil dan mikro. Seperti kita ketahui, usaha mikro dan kecil merupakan salah satu dukungan dari industri telekomunikasi di Indonesia.

Selanjutnya, Canal dan BRTI menjelaskan bahwa tidak ada larangan pada jumlah yang dapat didaftarkan dengan nomor VIN dan KK. Kemkominfo mitra juga mengingatkan dan operator harus menjaga data pelanggan setelah pendaftaran.

Juga membaca: Kuota dan agen kredit murah itu menggabungkan pembelian dengan aksi donasi

Isi surat dari Ketua BRTI

Ini adalah beberapa hal yang penting dalam sebuah surat kepada Ketua operator seluler BRTI:

Operator harus melaksanakan isi dari Menteri Komunikasi dan Informatika Edaran Nomor 1 2018 untuk memberikan toko kanan pelaksanaan registry mitra menjadi. Termasuk. 4. Jumlah pelanggan dll Seperti halnya hukum.
Kementerian Komunikasi dan Informasi untuk menyambut kebijakan untuk mematikan nomor SIM tidak terdaftar sebelum 30 April 2018.
Melalui surat ini, memutuskan bahwa pengguna masih dapat mengaktifkan nomor ponsel terancam oleh sengatan. Namun upaya yang harus dilakukan adalah mekanisme untuk mendaftarkan nomor baru, tidak mekanisme untuk mendaftar.
Surat tersebut juga menyatakan bahwa aplikasi untuk nomor VIN kebijakan pendaftaran di telepon adalah cara untuk melindungi dan melestarikan Kerahasiaan pengguna data pribadi dari pelanggan sesuai dengan peraturan hukum.

Sumber: https://ojogaptek.com/

Baca Juga :