Puasa adalah: Pengertian, Hikmah, Syarat, Rukun, Hukum, Macam

definisi puasa
Baca cepat Buka

Puasa adalah suatu keadaan dimana seseorang dapat menahan diri dari makan dan minum serta segala perbuatan yang dapat membatalkan puasa. Puasa dimulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari dalam kondisi tertentu untuk meningkatkan ketakwaan seorang muslim. Puasa sendiri merupakan bagian dari rukun Islam yang ada. Hem sendiri merupakan bentuk bahasa yang memiliki arti memberikan pertahanan atau pencegahan.
hikmah puasa

Berikut beberapa hikmah atau manfaat puasa, antara lain:

  1. Meningkatkan ketakwaan.

Puasa adalah salah satu bentuk ibadah dan tujuan utamanya adalah untuk membentuk manusia menjadi takwa. Puasa yang benar dan diamalkan akan mendidik dan memperkuat ketakwaan pada manusia.

  1. Latihan kesabaran.

Ibadah puasa yang diamalkan dengan melakukan tanpa segala macam hal yang bisa terputus dari terbit fajar hingga terbenam matahari, sebenarnya merupakan latihan kesabaran tanpa kita sadari. Hanya orang sabar yang bisa berpuasa.

  1. Berlatih disiplin diri.

Puasa secara alami mengajarkan kita disiplin. Hal ini terlihat ketika kita bangun pagi untuk sahur. Ini adalah salah satu disiplin praktik manusia.

Berlatih pengendalian diri.

Puasa mengajarkan kita untuk menahan amarah. Dan amarah adalah bagian dari nafsu yang sulit dikendalikan, puasa akan mengajarkan kita banyak pelajaran bagaimana cara mengendalikan diri.
Baca lebih lanjut: Poster adalah

  1. Berlatih empati.

Saat kita berpuasa, secara alami kita bisa berempati dengan orang lain, terutama mereka yang kurang beruntung. Kita merasa haus dan lapar saat berpuasa, berharap dapat memahami penderitaan orang lain yang tidak bahagia.

Tubuh yang sehat.

Puasa bukan sekedar kelaparan. Dari segi kesehatan, puasa diketahui memiliki manfaat yang besar karena selama kita berhenti makan dan minum, organ tubuh kita akan memasuki fase istirahat untuk memulihkan kondisi tubuh. Tak heran jika banyak ahli medis menganjurkan puasa agar pasien sembuh.
Syarat wajib puasa

Adapun syarat-syarat puasa yang berlaku antara lain:

Islam
Baligh
akal sehat
sudah bisa
Kesucian melalui haid dan nifas (bagi wanita)
Tenang atau hidup

Syarat puasa

Beberapa syarat sah puasa adalah:

Islam
Tamyiz atau masuk akal
Suci dari haid dan melahirkan
Bukan pada hari-hari terlarang seperti Idul Fitri, Hari Tasyrik dan Idul Adha.

Syarat wajib puasa Ramadhan

Beberapa syarat puasa Ramadhan adalah:

Memiliki keyakinan Islam atau Muslim
Telah melewati masa puber atau mencapai usia dewasa
Memiliki akal
Sehat jasmani dan rohani
Bukan seorang musafir atau dalam perjalanan panjang
Suci dari haid dan melahirkan
Mampu atau kuat, menjalankan ibadah puasa Ramadhan. melakukan

Rukun puasa

Berikut beberapa rukun puasa, diantaranya:

Niat adalah keinginan atau gerak hati saat berpuasa. Niat juga termasuk doa dan merupakan langkah penting dalam berpuasa. Niat dilakukan sebelum puasa. Niat puasa Ramadhan diucapkan sebelum terbit fajar.
Menahan diri dari makan, minum, berhubungan seks, atau melakukan apa pun yang membatalkan puasa.

Hal-hal berikut dapat membatalkan puasa:
Baca lebih lanjut: Yakult. memahami

Makan dan minum dengan sadar.
Muntah dengan sengaja.
Menstruasi dan nifas bagi wanita.
Aktivitas/hubungan seksual.
Mabuk, gila, atau pingsan.
Murtad.
Pengiriman sperma yang disengaja.

hukum puasa

Beberapa hukum puasa antara lain sebagai berikut:

Lihat Juga :

https://mandiriecash.co.id/
https://allenstanford.id/
https://nusanews.id/
https://majalahkartini.co.id/
https://1news.id/
https://kebangkitan-nasional.or.id/
https://beautynesiablog.id/
https://www.sudoway.id/

Puasa wajib adalah puasa yang wajib dilakukan di bulan Ramadhan. Contoh puasa wajib adalah puasa di bulan Ramadhan, puasa yang khafarah (denda) yang dibayarkan, puasa nadzar (puasa dilakukan ketika ada keinginan dan keinginan tercapai).
Puasa yang haram adalah puasa yang jika dilakukan maka berdosa. Misalnya, puasa Idul Fitri, puasa pada hari Tasyriq yaitu bulan 11, 12, 13 Dzulhijah, puasa bagi wanita saat haid/nifas (setelah melahirkan).
Puasa sunnah adalah puasa yang dilakukan selain puasa wajib untuk beribadah kepada Allah. Misalnya puasa Daud, puasa Senin-Kamis, puasa 3 hari dalam sebulan (ayamul Biyadh).
Puasa makruh adalah puasa yang jika ditinggalkan mendapat pahala, jika tidak dikerjakan tidak dosa. Misalnya, puasa pada hari Jumat, puasa pada hari Sabtu dan Minggu.
Puasa mbah adalah puasa yang bisa dilakukan, misalnya pada hari-hari biasa. Atau dengan kata lain, puasa, bukan itu

About The Author