Pengertian Primordialisme

Pengertian Primordialisme – Primordialisme adalah pandangan atau pemahaman tentang hal-hal yang dibina sejak kecil, seperti tradisi, adat istiadat, kepercayaan, dan lingkungan sekitarnya.

Sekilas tentang Primordialisme

Sumber Referensi : https://rumus.co.id/

Pengertian adalah pandangan tentang tradisi, adat istiadat, kepercayaan, dan segala sesuatu di alam dunia yang telah dipelihara sejak kecil.

Prakrit diartikan sebagai hubungan sosial yang sah berdasarkan “ras, darah, agama atau golongan” atau sifat yang diwarisi sejak lahir. Misalnya, sifat loyalitas didasarkan pada rasisme, latar belakang “keluarga”, dan kelompok sosial tertentu.

Jika perilaku setiap anggota relasi difokuskan pada kepentingan kelompok, maka perilaku ini disebut primordialisme. Spesies mana yang berbeda, misalnya proses pembentukannya dapat dilacak.

Ada kelompok yang dibuat menggunakan ikatan alam dan tradisional yang menghubungkan warganya dengan adat istiadat dan aktivitas.

Kunjungi : https://rumusbilangan.com/

Ada juga kelompok yang membuat anggota yang difokuskan sebelumnya dengan berfokus pada aturan dan cara berkomunikasi dengan anggota. Grup yang disebut “grup” atau grup utama.

Dalam sistem organisasi kelompok, ini disebut organisasi kelompok organisasi kelompok. Ada berbagai jenis kelompok, termasuk “kelompok” etnis. Grup lain disebut grup internal atau grup internal oleh anggota “grup” dan grup lain di luar grup disebut grup eksternal atau grup lain.

Unsur – Unsur Primordialisme

primordalisme

Simak Juga : https://rumusrumus.com/

Faktor prima facie
Primordialisme merupakan hasil pengaruh pluralisme dan multikulturalisme Pengertian Primordialisme terhadap kehidupan masyarakat. Primordialisme dibesarkan di masa kanak-kanak atau terkait dengan tradisi, adat istiadat, kepercayaan atau hal lain di dunia nyata.

Dalam Primordialisme:
Inilah asal mula primordialisme:

Ada hal-hal tertentu yang memberikan pengalaman khusus Pengertian Primordialisme kepada orang-orang dalam suatu kelompok atau organisasi sosial.
Ada kegiatan yang melindungi keutuhan kelompok atau kelompok masyarakat dari ancaman luar.
Adanya nilai-nilai yang berkaitan dengan sistem kepercayaan, seperti nilai-nilai agama dan pandangan hidup.

Contoh primordialisme

kunjungi : https://materibelajar.co.id/

Berikut beberapa contoh primordialisme.

  • Kesadaran akan faktor-faktor seperti ras, agama dan suku, pembentukan partai politik berdasarkan ideologi atau konsensus.
  • Berikan pilihan atau tindakan khusus kepada orang-orang dari daerah, ras, atau etnis tertentu.
  • Primordialisme Anjara
  • Berikut ini beberapa jenis pemilihan pendahuluan.

Faktor Primordialisme

Menurut : https://majalahpendidikan.com/

Primordialisme Suku
Salah satu keuntungan rasial adalah bahwa orang lebih terkait dengan kelompok etnis mereka daripada kelompok etnis lain. Misal: Bugs bangga, tidak mau menyerah, menganggap imannya sempurna, hanya ingin sukses.

Agama pada pandangan pertama
Subjek agama pertama adalah orang yang beriman atau mengikuti agamanya sendiri. Contoh: Sekelompok orang yang menganggap bahwa agamanya lebih benar dan lebih tinggi daripada agama lain menimbulkan konflik karena pemikirannya.

Primordialisme lokal
Primordialisme Regional adalah orang yang lebih banyak berhubungan dengan daerahnya daripada daerah lain. Contoh: Dapat diasumsikan bahwa kepentingan kelompok lokal harus lebih kuat daripada kepentingan daerah lain atau harus lebih banyak dialog di daerahnya.

Pada pandangan pertama
Sekilas hasilnya baik dan buruk
Primordialisme penting dalam memperkuat hubungan kelompok budaya yang terlibat ketika kelompok budaya tersebut terancam dari luar. Primordialisme, sebaliknya, dianggap sangat buruk karena menghambat kelangsungan hidup suatu bangsa.

Primordialisme seringkali primitif, interpretatif, dan destruktif. Padahal, sekilas hal ini akan menjadi penghambat inovasi dan proses pembangunan serta penghambat integrasi nasional. Jawaban atas pragmatisme yang kuat ini mungkin adalah perjuangan dalam budaya etnis yang ada.

Dampak Primordialisme

Bersumber dari : https://pelajarindo.com/

Primordialisme memiliki efek negatif dan positif pada praktiknya, termasuk;

Efek positif
Akibat munculnya primordialisme antara lain akan ada hasil yang positif;

Menjaga stabilitas dan integritas budaya
Menjaga keutuhan berbagai unsur budaya suatu negara atau negara, yakni keunikan budaya tidak tercoreng oleh pengaruh budaya lain.

Keyakinan untuk negara
Dengan bangga akan karakter budaya kelompoknya, ia mampu menciptakan sikap loyal terhadap negara yang dilatarbelakangi oleh kecintaan terhadap budayanya sendiri agar tidak menimbulkan keresahan di negara tersebut.

Perkuat patriotisme
Melalui dua pengaruh negatif primordialisme di atas, primordialisme pada akhirnya mengarah pada patriotisme dan penolakan terhadap budaya dengan ideologi atau sikap yang berbeda dengan budaya negara asalnya.

Efek negatif
Efek negatif, lain-lain;

Diskriminasi
Primordialisme dapat menyebabkan diskriminasi dalam kehidupan masyarakat. Hal ini karena menentang penilaian antar budaya yang berbeda akan menimbulkan diskriminasi terhadap masyarakat yang berbeda budaya.

Keberadaan negara yang bermasalah
Akibat selanjutnya dari primordialisme adalah mengganggu eksistensi suatu bangsa, karena salah satu pihak menempatkan kepentingan kelompoknya di atas kepentingan masyarakat, sehingga menggerogoti persatuan bangsa, tidak berfungsi dengan baik, dan sering disebut pemisahan diri.

Hubungan antar negara terputus
Lebih jauh di satu sisi, primordialisme berdampak negatif pada hubungan bangsa karena tidak mau memasuki budaya baru. Dengan kata lain, mereka tidak mau bekerjasama dengan pihak lain, sehingga cenderung menyelesaikan atau menangani sendiri masalahnya sesuai dengan kebutuhan kelompok.

About The Author