Kondensasi: Pengertian, Jenis, Proses, Dampak dan Contoh

Definisi kondensasi
Baca cepat Buka

Kondensasi adalah proses di mana keadaan agregasi diubah menjadi keadaan yang lebih padat, mis. B. dari gas (atau uap) ke cairan. perubahan zat yang melepaskan kalor. Kondensasi ini, atau kondensasi, adalah kebalikan dari penguapan, atau penguapan, yang melepaskan panas. Pengembunan ini terjadi ketika uap air di udara melewati suatu permukaan yang lebih dingin dari titik embun uap air, kemudian uap air tersebut mengembun menjadi titik-titik air atau embun.


Pengertian kondensasi menurut para ahli

Menurut para ahli, pengertian mengembun antara lain sebagai berikut:

  1. Wibowo dkk. (2015)

Pengertian presipitasi menurut Wibowo adalah peristiwa jatuhnya air dari atmosfer ke permukaan bumi. Bentuk cair yang turun dapat berupa salju, hujan, kabut, dan embun.

  1. Triatmodjo (2008)

Pengertian hujan menurut Triatmodjo adalah keluarnya air dari atmosfer ke permukaan bumi, yang dapat terdiri dari embun, salju, hujan es dan hujan. Curah hujan untuk daerah tropis, hujan memainkan peran atau fungsi utama. Hal ini dapat dilihat di mana hujan biasanya dianggap sebagai presipitasi.

Karnaningröm (1990)

Bahwa proses kondensasi adalah suatu proses dimana wujud gas berubah menjadi wujud cair karena adanya perbedaan suhu temperature
Baca lebih lanjut: Memahami Negara Berkembang

  1. Pengertian mengembun menurut KBBI

Konversi uap air atau gas menjadi cairan pada suhu udara di bawah titik embun

  1. Wikipedia

Definisi presipitasi menurut Wikipedia adalah setiap produk dari kondensasi air di atmosfer. Itu terjadi ketika atmosfer menjadi jenuh dan kemudian air mengembun dan meninggalkan larutan (presipitasi).
Jenis kondensasi

Jenis-jenis kondensasi dibagi menjadi dua jenis, yaitu kondensasi eksternal dan kondensasi internal sebagai berikut:

Pengembunan eksternal adalah pengembunan yang terjadi ketika udara lembab bertemu dengan permukaan yang dingin seperti kaca.
Pengembunan dalam ruangan adalah pengembunan yang terjadi ketika kelembaban di dalam ruang tertutup terlalu tinggi, sehingga jika berbanding lurus dengan jumlah udara hangat di dalam ruangan, dihasilkan udara hangat.

Proses kondensasi

Proses pengembunan atau pengembunan terjadi ketika uap air di udara melewati suatu permukaan yang jauh lebih dingin dari titik embun uap air, kemudian uap air tersebut mengembun menjadi titik-titik air atau embun.

Proses pembentukan awan merupakan salah satu bentuk dari proses kondensasi. Kenaikan uap air ini merupakan akibat dari sinar matahari yang mengembun di udara karena udara di atas permukaan bumi jauh lebih rendah daripada titik embun uap air. Proses kondensasi yang dihasilkan mengarah pada pembentukan awan.

Biasanya, atmosfer harus sepenuhnya jenuh agar kondensasi terjadi. Dengan kata lain, tekanan uap harus mencapai maksimum.
Selain awan jenuh, sifat air juga harus memiliki permukaan di mana air dapat mengembun. Di atmosfer, kondensasi sering terjadi di sekitar partikel berdebu atau partikel lain seperti asap dan bahkan bakteri mikroskopis.
Baca lebih lanjut: Kepribadian adalah

Efek kondensasi

Secara umum, kondensasi adalah penyebab utama korsleting karena kondensasi menciptakan kondensasi air di rakitan papan sirkuit yang dapat menyebabkan kontak yang buruk dengan alat atau lebih buruk lagi, korsleting.

Oleh karena itu, suhu yang dianjurkan untuk suhu ruangan pada alat kesehatan terkadang berkisar antara 17°C – 20°C, bahkan untuk ruangan panel kontrol pada unit yang besar seperti CT scan atau MRI jelas memerlukan pemantauan suhu khusus, walaupun ini dengan sistem pembuangan atau hisap ruangan yang dilengkapi dengan paket pendingin di dalam perangkat.

Jika suhu berubah terlalu drastis, misalnya dari suhu yang sangat dingin, 16 ° C, ke suhu ruangan yang jauh lebih panas, seperti 23 ° C, air dapat menjadi embun.

Faktor penentu terjadinya kondensasi pada alat kesehatan adalah:

Perubahan drastis pada suhu ruangan
Desain ruangan, yaitu batas antara suhu di dalam dan di luar ruangan
Desain atau bahan penutup perangkat medis
toko serba ada

Contoh kondensasi

Lihat Juga :

https://officialjimbreuer.com/
https://rollingstone.co.id/
https://www.dulurtekno.co.id/
https://excite.co.id/
https://creasi.co.id/

Di bawah ini adalah beberapa contoh kondensasi yang terdiri dari:

Embun di pagi hari saat kita melihat dedaunan atau rerumputan basah padahal malam tidak hujan
Tetesan air atau embun yang muncul di dinding kaca saat gelas diisi dengan air dingin.
Pengembunan di dalam tenda disebabkan oleh adanya air berupa uap sebagai hasil dari proses pernafasan. Semakin padat tenda, semakin besar kemungkinan ada kondensasi karena itu di dinding tenda

About The Author